Kapolda Sumsel Puji Dedikasi Brimob: Jaga Kamtibmas hingga Bantu Korban Bencana di Sumatera
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho menggelar buka puasa bersama keluarga besar Satbrimob Polda Sumsel di Mako Brimob, Selasa (16/3). Momentum ini menjadi bentuk apresiasi pimpinan terhadap dedikasi personel yang menjalankan tugas pengamanan Operasi Ketupat Musi 2026 dan berbagai misi kemanusiaan.
Kapolda memberikan penghargaan khusus bagi personel yang terjun langsung menangani bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Selain itu, keandalan Mobil Dapur Lapangan Brimob yang sempat ditinjau Presiden RI juga turut dipuji sebagai bukti kesiapan logistik Polri dalam situasi darurat.
Kapolda Sumsel menegaskan pentingnya peran Brimob bagi masyarakat:
“Dedikasi personel Brimob yang turun langsung membantu korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat adalah bukti nyata bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat, tidak hanya dalam tugas keamanan tetapi juga dalam misi kemanusiaan,” ujar Irjen Pol Sandi Nugroho.
Kegiatan ditutup dengan pemberian tali asih kepada purnawirawan dan anak yatim sebagai wujud kebersamaan dan kekuatan moral internal Polda Sumsel.
Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :
Kapolda Sumsel Puji Dedikasi Brimob: Jaga Kamtibmas hingga Bantu Korban Bencana di Sumatera
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho menggelar buka puasa bersama keluarga besar Satbrimob Polda Sumsel di Mako Brimob, Selasa (16/3). Momentum ini menjadi bentuk apresiasi pimpinan terhadap dedikasi personel yang menjalankan tugas pengamanan Operasi Ketupat Musi 2026 dan berbagai misi kemanusiaan.
Kapolda memberikan penghargaan khusus bagi personel yang terjun langsung menangani bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Selain itu, keandalan Mobil Dapur Lapangan Brimob yang sempat ditinjau Presiden RI juga turut dipuji sebagai bukti kesiapan logistik Polri dalam situasi darurat.
Kapolda Sumsel menegaskan pentingnya peran Brimob bagi masyarakat:
“Dedikasi personel Brimob yang turun langsung membantu korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat adalah bukti nyata bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat, tidak hanya dalam tugas keamanan tetapi juga dalam misi kemanusiaan,” ujar Irjen Pol Sandi Nugroho.
Kegiatan ditutup dengan pemberian tali asih kepada purnawirawan dan anak yatim sebagai wujud kebersamaan dan kekuatan moral internal Polda Sumsel.
Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :
Kapolda Sumsel Puji Dedikasi Brimob: Jaga Kamtibmas hingga Bantu Korban Bencana di Sumatera
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho menggelar buka puasa bersama keluarga besar Satbrimob Polda Sumsel di Mako Brimob, Selasa (16/3). Momentum ini menjadi bentuk apresiasi pimpinan terhadap dedikasi personel yang menjalankan tugas pengamanan Operasi Ketupat Musi 2026 dan berbagai misi kemanusiaan.
Kapolda memberikan penghargaan khusus bagi personel yang terjun langsung menangani bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Selain itu, keandalan Mobil Dapur Lapangan Brimob yang sempat ditinjau Presiden RI juga turut dipuji sebagai bukti kesiapan logistik Polri dalam situasi darurat.
Kapolda Sumsel menegaskan pentingnya peran Brimob bagi masyarakat:
“Dedikasi personel Brimob yang turun langsung membantu korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat adalah bukti nyata bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat, tidak hanya dalam tugas keamanan tetapi juga dalam misi kemanusiaan,” ujar Irjen Pol Sandi Nugroho.
Kegiatan ditutup dengan pemberian tali asih kepada purnawirawan dan anak yatim sebagai wujud kebersamaan dan kekuatan moral internal Polda Sumsel.
Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :
Polresta Banyuwangi melaksanakan silaturahmi ke kediaman KH. Suyuthi Thoha, Pengasuh Pondok Pesantren Mansyaul Huda di Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo
. Kunjungan ini bertujuan mempererat sinergi antara kepolisian dan tokoh agama untuk menjaga kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di wilayah Banyuwangi, khususnya Tegaldlimo.
Berikut adalah poin penting terkait kegiatan tersebut:
Tujuan Sinergi: Kunjungan ini menekankan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan ulama/pesantren dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.
Tokoh yang Ditemui: Kapolresta Banyuwangi (dalam beberapa kesempatan awal 2026, dijabat oleh Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan) rutin melakukan kunjungan ke pengasuh Ponpes Mansyaul Huda, KH. Suyuti Toha, yang menyambut baik sinergi tersebut.
Fokus Bahasan: Dialog mencakup peran strategis pesantren dalam menjaga stabilitas keamanan, moderasi beragama, dan membangun karakter generasi muda.
Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya Polri membangun kemitraan strategis dengan elemen pesantren di Banyuwangi.
Polresta Banyuwangi melaksanakan silaturahmi ke kediaman KH. Suyuthi Thoha, Pengasuh Pondok Pesantren Mansyaul Huda di Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo
. Kunjungan ini bertujuan mempererat sinergi antara kepolisian dan tokoh agama untuk menjaga kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di wilayah Banyuwangi, khususnya Tegaldlimo.
Berikut adalah poin penting terkait kegiatan tersebut:
Tujuan Sinergi: Kunjungan ini menekankan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan ulama/pesantren dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.
Tokoh yang Ditemui: Kapolresta Banyuwangi (dalam beberapa kesempatan awal 2026, dijabat oleh Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan) rutin melakukan kunjungan ke pengasuh Ponpes Mansyaul Huda, KH. Suyuti Toha, yang menyambut baik sinergi tersebut.
Fokus Bahasan: Dialog mencakup peran strategis pesantren dalam menjaga stabilitas keamanan, moderasi beragama, dan membangun karakter generasi muda.
Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya Polri membangun kemitraan strategis dengan elemen pesantren di Banyuwangi.
Polresta Banyuwangi melaksanakan silaturahmi ke kediaman KH. Suyuthi Thoha, Pengasuh Pondok Pesantren Mansyaul Huda di Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo
. Kunjungan ini bertujuan mempererat sinergi antara kepolisian dan tokoh agama untuk menjaga kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di wilayah Banyuwangi, khususnya Tegaldlimo.
Berikut adalah poin penting terkait kegiatan tersebut:
Tujuan Sinergi: Kunjungan ini menekankan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan ulama/pesantren dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.
Tokoh yang Ditemui: Kapolresta Banyuwangi (dalam beberapa kesempatan awal 2026, dijabat oleh Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan) rutin melakukan kunjungan ke pengasuh Ponpes Mansyaul Huda, KH. Suyuti Toha, yang menyambut baik sinergi tersebut.
Fokus Bahasan: Dialog mencakup peran strategis pesantren dalam menjaga stabilitas keamanan, moderasi beragama, dan membangun karakter generasi muda.
Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya Polri membangun kemitraan strategis dengan elemen pesantren di Banyuwangi.
Polresta Banyuwangi melaksanakan silaturahmi ke kediaman KH. Suyuthi Thoha, Pengasuh Pondok Pesantren Mansyaul Huda di Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo
. Kunjungan ini bertujuan mempererat sinergi antara kepolisian dan tokoh agama untuk menjaga kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di wilayah Banyuwangi, khususnya Tegaldlimo.
Berikut adalah poin penting terkait kegiatan tersebut:
Tujuan Sinergi: Kunjungan ini menekankan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan ulama/pesantren dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.
Tokoh yang Ditemui: Kapolresta Banyuwangi (dalam beberapa kesempatan awal 2026, dijabat oleh Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan) rutin melakukan kunjungan ke pengasuh Ponpes Mansyaul Huda, KH. Suyuti Toha, yang menyambut baik sinergi tersebut.
Fokus Bahasan: Dialog mencakup peran strategis pesantren dalam menjaga stabilitas keamanan, moderasi beragama, dan membangun karakter generasi muda.
Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya Polri membangun kemitraan strategis dengan elemen pesantren di Banyuwangi.
Narasi Media : Pastikan Lebaran Aman, Polresta Banyuwangi bersama Forkopimda Musnahkan Ribuan Miras dan Knalpot Brong Hasil Ops Pekat Semeru 2026
BANYUWANGI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi mempertegas komitmennya dalam menjaga kesucian bulan Ramadhan dan kenyamanan mudik Lebaran melalui rilis hasil Operasi Pekat Semeru 2026 serta upaya Cipta Kondisi menjelang libur panjang Idulfitri 1447 H. Dalam kegiatan yang digelar pada Kamis (12/03/2026), Polresta Banyuwangi memaparkan keberhasilan mengungkap puluhan kasus kriminalitas sekaligus melakukan pemusnahan barang bukti skala besar.
Operasi yang berlangsung selama 12 hari (25 Februari – 8 Maret 2026) ini bertujuan untuk memberantas segala bentuk penyakit masyarakat agar situasi keamanan dan ketertiban (sitkamtibmas) tetap kondusif. Hasilnya sangat signifikan, yakni pengungkapan 59 Laporan Polisi (LP) dengan total 61 tersangka.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., didampingi oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Banyuwangi dan instansi terkait, memimpin langsung prosesi pemusnahan barang bukti yang menjadi atensi publik.
“Operasi Pekat dan upaya Cipta Kondisi ini kami lakukan agar masyarakat Banyuwangi dapat menjalankan ibadah serta merayakan libur Idulfitri dengan rasa aman. Kami tidak ingin ada gangguan dari peredaran miras, narkoba, maupun aksi kriminalitas lainnya yang meresahkan,” tegas Kapolresta Banyuwangi.
Berdasarkan data, rincian kasus yang berhasil diungkap meliputi:
1. Minuman Keras Ilegal/Oplosan: 23 laporan dengan 23 tersangka.
2. Perjudian: 19 laporan dengan 19 tersangka.
3. Narkoba dan Okerbaya: 15 laporan dengan 16 tersangka.
4. Premanisme : 1 laporan dengan 2 tersangka.
5. Prostitusi : 1 laporan dengan 1 tersangka.
Barang bukti yang dimusnahkan dalam momen tersebut sangat masif, di antaranya 15.668 liter miras jenis arak dan 1.080 botol miras bermerek. Selain itu, turut dimusnahkan puluhan knalpot brong hasil penertiban lalu lintas, yang selama ini menjadi keluhan utama warga karena suara bising yang mengganggu ketenangan lingkungan.
Sinergi antara Polri dan pemerintah daerah terlihat jelas saat jajaran Forkopimda ikut serta secara simbolis dalam pemusnahan miras dan pemotongan knalpot brong. Langkah ini merupakan bentuk dukungan penuh stakeholder Banyuwangi terhadap langkah tegas kepolisian.
Di sisi lain, dari tangan para pelaku narkoba, petugas menyita 203 paket sabu (berat bersih 62,84 gram), 1 paket ekstasi berisi 2 butir, serta 8.361 butir pil Trihexyphenidyl. Polisi juga mengamankan aset pendukung kejahatan berupa 32 unit ponsel, 5 unit sepeda motor, 1 unit mobil Toyota Kijang Innova, uang tunai senilai Rp3.793.000,-, 1 baju warna hitam IPSI, dan 286 barang bukti lainnya.
“Cipta Kondisi ini akan terus berlanjut melalui Operasi Ketupat Semeru untuk mengawal arus mudik. Kami mengimbau masyarakat untuk menjauhi penyakit masyarakat dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan masing-masing demi Idulfitri yang penuh berkah,” pungkas Kapolresta Banyuwangi. (*)
Kapolda Sumsel Temui 16 Rektor, Perkuat Sinergi Polri dan Kampus
PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho menggelar audiensi dan buka puasa bersama dengan pimpinan perguruan tinggi di Mapolda Sumsel, Jumat (2026).
Kegiatan tersebut mempertemukan pimpinan Polda Sumatera Selatan dengan 16 rektor dan pimpinan perguruan tinggi di Sumatera Selatan.
Pertemuan berlangsung di Ruang Transit Lantai 1 Gedung Presisi Mapolda Sumsel.
Beberapa pimpinan perguruan tinggi yang hadir antara lain Rektor Universitas Sriwijaya, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang, serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta lainnya di Sumatera Selatan.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sumsel memperkenalkan diri sebagai pejabat baru yang mulai bertugas sejak Februari 2026.
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk memperkuat komunikasi dengan seluruh elemen strategis masyarakat, termasuk kalangan akademisi.
Menurut Sandi Nugroho, perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan daerah.
“Kampus memiliki kekuatan intelektual yang sangat penting. Kami membutuhkan masukan akademik untuk membantu merumuskan kebijakan keamanan yang lebih baik,” ujar Sandi Nugroho.
Dalam forum tersebut, Kapolda juga memaparkan sejumlah program strategis yang sedang dijalankan Polda Sumsel.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah penguatan sektor pertanian melalui program penanaman jagung yang mendukung ketahanan pangan nasional.
Kapolda menjelaskan bahwa Polri berperan sebagai fasilitator antara pemerintah, petani, dan berbagai pihak terkait untuk memastikan program tersebut berjalan efektif.
Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :
Kapolda Sumsel Temui 16 Rektor, Perkuat Sinergi Polri dan Kampus
PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho menggelar audiensi dan buka puasa bersama dengan pimpinan perguruan tinggi di Mapolda Sumsel, Jumat (2026).
Kegiatan tersebut mempertemukan pimpinan Polda Sumatera Selatan dengan 16 rektor dan pimpinan perguruan tinggi di Sumatera Selatan.
Pertemuan berlangsung di Ruang Transit Lantai 1 Gedung Presisi Mapolda Sumsel.
Beberapa pimpinan perguruan tinggi yang hadir antara lain Rektor Universitas Sriwijaya, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang, serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta lainnya di Sumatera Selatan.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sumsel memperkenalkan diri sebagai pejabat baru yang mulai bertugas sejak Februari 2026.
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk memperkuat komunikasi dengan seluruh elemen strategis masyarakat, termasuk kalangan akademisi.
Menurut Sandi Nugroho, perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan daerah.
“Kampus memiliki kekuatan intelektual yang sangat penting. Kami membutuhkan masukan akademik untuk membantu merumuskan kebijakan keamanan yang lebih baik,” ujar Sandi Nugroho.
Dalam forum tersebut, Kapolda juga memaparkan sejumlah program strategis yang sedang dijalankan Polda Sumsel.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah penguatan sektor pertanian melalui program penanaman jagung yang mendukung ketahanan pangan nasional.
Kapolda menjelaskan bahwa Polri berperan sebagai fasilitator antara pemerintah, petani, dan berbagai pihak terkait untuk memastikan program tersebut berjalan efektif.
Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :